HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pidato Menggetarkan Dunia Latifa Abouchakra

Pidatonya yang singkat, padat dan penuh perasaan berhasil menggetarkan peserta  NEU-NUT Annual Conference 2018 di Inggris beberapa waktu lalu. Betapa tidak, dengan berani ia menyampaikan penolakannya tentang rencana pemerintah Inggris untuk memberlakukan larangan wanita muslin mengenakan hijab.

Dengan cerdas Latifa Abouchakra, wanita imigran Palestina yang sudah menetap dan mengenyam pendidikan di Inggris,  menyampaikan mengapa ia memilih untuk berhijab.
“Islam bukanlah satu blog homogen, ada wanita Muslim yang tidak mengenakan hijab, dan itu adalah interpretasi mereka terhadap iman mereka. Al Quran dengan indah menyatakan: Tidak ada paksaan dalam agama.”

Latifa Abouchakra saat demo di jalanan London
Lebih lanjut guru muda di sebuah sekolah di Ealing London ini mengatakan, “Ayah saya tidak ingin saya memakai hijab, tapi saya memilih untuk menggunakannya. Mereka yang beriman harus memiliki hak untuk memilih tentang keyakinan mereka. Saya memilih kebebasan beraksi melalui hijab, memberdayakan saya dan wanita lain bahwa kami mampu membuat keputusan untuk diri kami sendiri. Melalui hijab memberdayakan saya dan wanita lain seperti saya, untuk mengatasi eskploitasi dari tekanan seksis yang telah menghasilkan banyak kasus kecemasan,” tegasnya.
Tepuk tangan gemuruh memenuhi ruang konferensi mengampresiasi setiap kalimat yang diucapkan wanita cantik penuh keberanian ini.

Dalam sekejab, nama Latifa Abouchakra menjadi buah bibir  dunia. Terutama di antara wanita muslim  seantero jagad,  yang merasa terwakili oleh pidatonya. Sebuah pidato singkat, yang mencoba mengubah pandangan dunia mengenai Islam. Dan itu berhasil menggetarkan dunia!  
(MH-dari berbagai sumber)

Foto: Istimewa

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *